Dalam Perjalan menuju Makkah dari Madinah kurang lebih sekitar 8 s.d 9 jam, Jama’ah ku pertama kali nya mengambil miqot (tempat dimulainya ritual haji dan umrah yang telah ditetapkan dalam syariat) di Bir Ali.
Sampai di Bir Ali, Jama’ah solat sunnah dan dilanjutkan dengan niat ihram untuk umroh yang dipimpin pak ustadz daniel, sepanjang perjalanan menuju makkah, tidak henti-henti nya mutowif membimbing kita untuk selalu membaca talbiah.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ
Subhanallah Walhamdulillah Walailahaillallah Wallahu Akbar, Semoga ini pertanda baik buat ku Ya Rabb, Jadi ketika kita menuju Makkah untuk Umroh setelah mengambil miqot, di dalam perjalan kita di sambut dengan hujan rintik-rintik, semoga ini Ridho Mu Ya Rabb.. amin.
Aku memenuhi panggilanMu,
ya Allah aku memenuhi panggilanMu.
Aku memenuhi panggilanMu,
tiada sekutu bagiMu,
aku memenuhi panggilanMu.
Sesungguhnya pujaan dan nikmat adalah milikMu,
begitu juga kerajaan,
tiada sekutu bagiMu.
Al-hamdulillah tiba di Al-harom sekitar jam 1 pagi, sebelum umroh kami ke hotel dahulu untuk meletakkan barang-barang, al-hamdulillah kita deket sekali dengan masjidil haram, jadi bisa setiap saat solat wajib disana, dan terus-terus datang kesana untuk ibadah.
Setelah barang-barang dimasukan ke kamar hotel, kita kumpul kembali untuk melakukan umroh perdana, hati ku terus saja bertalbiyah sementara kaki ku terus saja melangkah menuju masjidil haram, fikiran ku, hati ku, mata ku, masih belum tersadar akan keberadaan ku di rumah Mu Ya Rabb ( Baitullah ).
Pandangan yang aku cari saat pertama kali masuk masjid adalah ka’bah, Subhana Allah ini nyata, aku datang Ya Rabb, aku datang memenuhi janji ku, langsung saja aku solat sunah sebelum memulai thawaf dan tidak henti-henti nya aku bersyukur, bisa datang ke baitullah.
Saat Thawaf (mengelilingi ka’bah sebanyak 7 x) hati ku semakin berdebar, ku menagis , ku takut, semua rasa menjadi satu, debaran jantung ku karena aku merasa begitu dekat dengan Mu ya Rabb, karena aku berada ditempat yang Engkau sucikan, tangis ku karena aku terharu akan kekuasaan Mu ya Rabb, takut ku karena takut akan siksa Mu atas dosa-dosa yang pernah diperbuat.
Semua jama’ah mengikuti doa-doa yang dibacakan pak Ustadz, doa saat memulai putaran pertama s.d ke tujuh, doa saat berada di posisi rukun yamani, dan doa saat berada di posisi hajar aswad.
Selesai Thawaf, melakukan solat sunnah thawaf atau solat sunah lain (hajat, taubah,…) dan dilanjuti dengan doa sesudah thawaf.
Setelah itu, jama’ah menuju ke bukit Safa untuk memulai Sa’i (berlari kecil sebanyak 7 x), dan diakhiri di bukit marwah. Cara menghitung nya adalah Safa ke Marwah (1x), Marwah Ke Safa (2x) dan seterus nya.
Rangkaian terkahir adalah Tahalul ( semua larangan selama ihram menjadi boleh dilakukan) disini, kita melakukan nya dengan memotong rambut, rambut dipotong oleh muhrim dengan syarat muhrim tidak dalam keadaan ihram.
Al-hamdulillah Umroh perdana ku berjalan lancar, semoga tidak ada kekurangan apapun, dan Allah menerima nya sebagai ibadah yang sempurna.. Amiiin.
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لاَ شَرِيْكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ


Subhanallah ………Ya Allah mudahkan jalannya hambamu ini menunaikan ibadah haji ke Ba’iTullah
Aamiin Ya Robb,
Thx udah berkunjung
semoga kami bisa menyusul…
aamiin Yaa Robal a’lamiin
سبحن الله
pengen banget kesanaaaaa….
insya Alloh bisa kesana.. aamiin >:d<
subhanalloh…bahagianya sudah di undang Alloh ke rumah-nya…semoga saya pun dapat segera di undang olhe Alloh ke Baitulloh…amiiin
subhanalloh…bahagia sekali sudah di undang Alloh ke rumah-Nya..semoga saya pun segera di undang Alloh ke Baitulloh….amiiin
aamiiin, YaQin Insya Alloh O:)